Dokumen yang harus disiapkan oleh mempelai orang Jepang
Hari ini dapat pertanyaan dari saudari Artha tentang apa saja yang harus dipersiapkan kalau akan menikah dengan mempelai orang Jepang. Berikut, dokumen-dokumen yang harus disiapkan oleh mempelai orang Jepang jika akan menikah dengan orang Indonesia. Prosedurnya dibagi dua jika menikah di Jepang dan jika menikah di Luar Negeri (Indonesia). Perhatikan bahwa ini adalah dokumen yang diperlukan oleh orang Jepang bukan orang Indonesia.
Pertama, Apabila orang Jepang dan orang asing (Indonesia) menikah di Jepang
- Surat “kosekitouhon” ini adalah kartu keluarga atau akta kelahiran WN Jepang yang diurus di catatan sipil Jepang
- Surat “konintodoke” ini adalah surat akte pernikahan yang disaksikan oleh 2 orang dewasa orang WN Jepang (orang tua atau saudara juga diperbolehkan)
- Surat “gubishomeisho” dari calon mempelai WNA
- Kartu “gaikokutorukoshomeisho”ini adalah KTP calon mempelai WNA
Kedua, Apabila orang Jepang dan orang asing menikah di luar negeri (pernikahan diselenggarakan berdasarkan hukum negara yang setempat?
1. Periksalah terlebih dahulu surat-surat yang diperlukan pada kedutaan atau konsulat Negara yang ersangkutan baru kemudian melakukan perjalanan.
2. Secara umum surat-surat yang diperlukan untuk orang jepang adalah seperti yang tertulis dibawah ini dan semua diterjemahan kedalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia
- Surat keterangan lajang (masa berlaku 3 bulan dihitung dari saat surat ini dikeluarkan. Dibuat dalam bahasa asing) diurus di catatan sipil Jepang.
- Surat “kosekitouhon” ini adalah kartu keluarga atau akta kelahiran WN Jepang yang diurus di catatan sipil Jepang
- Paspor
- Surat persetujuan dari orang tua WN Jepang
- Yang lainnya (tidak penting): Surat pajak, Surat kerja, Surat kesehatan dsb, ada kalanya diperlukan.
Jangan anggap remeh polisi-polisi Jerman. Berita dari 
Setelah beberapa lama vacuum dari dunia blog kayaknya saya harus mulai bisa menyisihkan waktu untuk share kesibukan-kesibukan, ide-ide atau kehidupan-kehidupan pribadi (tentu saja yang bisa di-share) di blog ini. Karena sebenarnya blog ini dibangun untuk hal ini cuma ga tau aja kesibukan2 yang ada membuat blog-blog ini ga ter-update dengan baik. Cuma orang-orang yang terlibat kesibukan dengan saya yang sering saya share.

