Diving @ Mactan Island

July 6, 2007

2/3 dari luas negara Indonesia adalah lautan. 70% dari luas seluruh permukaan bumi adalah lautan namun tidak banyak yang tahu keajaiban dunia lautan.

Tanggal 8 Juni, saya bersama dengan rekan sekerja, mengunjungi Cebu Island untuk menyelam. 5 jam perjalanan dengan pesawat dari Narita, Tokyo menuju Cebu Island, kemudian dilanjutkan dengan setengah jam perjalanan dengan bus, tibalah di Pacific Cebu Resort, yang berlokasi di Mactan Island. Resort ini terletak cukup jauh dari pusat kota dan tamunya sebagian besar orang jepang dengan tarif yang tidak berbeda jauh dengan harga jepang.

Hari pertama, belajar teori dan menyelam di kolam renang kemudian dilanjutkan dengan 2 dive di sekitar pantai Mactan Island. Tujuan perjalanan kali ini adalah untuk mendapatkan diving lisence PADI, lisence untuk dapat menyelam. Suatu pengalaman yang menakjubkan menyelam dengan mengandalkan tabung udara mungkin kalau kita semua bisa mengalami menyelam kita akan bersyukur bagaimana mahalnya arti sebuah udara untuk kehidupan.

Hari kedua bersama dengan temen sekerja diving di daerah Hilutungan Island, sanctuary plant. Memberi remah roti kepada ikan-ikan, menyusuri bukit terumbu karang dan menikmati kekayaan alam bahari, suatu petualangan yang luar biasa.

Hari terakhir dalam suasana angin pantai, menyiapkan modul-modul untuk diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia dengan laptop dan sebotol mineral water. Besok akan kembali ke Tokyo, kembali ke dunia kerja yang menuntut konsentrasi tinggi setelah disegarkan dengan 3 hari liburan di Cebu, Island. Sebuah awal perjalanan dari petualangan menyelam.

Categories: Travel.

Tags:

Rose is a rose is a rose is a rose (Sacred Emily, Geography and Plays)

May 12, 2007

Hari ini cuaca cukup cerah dan merupakan kesempatan yang baik untuk pergi ke kebun mawar Ina Bara-enyang cukup dekat dengan rumah. Perjalanan hanya memakan waktu 10 menit dengan sepeda sambil menikmati hamparan pohon-pohon “nashi” (buah pear).

Bunga mawar di Jepang mekar dua tahun sekali, sekali di musim semi (sekitar bulan 5 pertengahan sampai bulan 6 pertengahan) dan musim gugur (sekitar bulan 10 sampai 11). Karna letak geografis Jepang yang berada daerah sejuk, beberapa species mawar asli Jepang pun bisa dijumpai di kebun mawar Ina Bara-en. Kebun mawar ini memiliki koleksi 4000 lebih tangkai mawar dengan 190 macam variasinya. Beberapa koleksi mawarnya merupakan pemberian atau dibeli dari perancis, jerman dan inggris. Anda bisa melihat koleksi foto-foto Ina Bara-en (dalam bahasa Jepang). Continued…

Categories: Travel.

Tags:

Fuji-Q Highland

May 4, 2007

Sudah lama tidak tulis blog karena ingin artikel ttg program beasiswa tetap berada dalam thread di atas dan disibukkan dengan beberapa kegiatan dan pekerjaan. Memasuki Golden Week, akhirnya setelah beberapa kali dicancel karena cuaca yang tidak mendukung, saya bisa mengunjungi Fuji-Q Highland, salah satu tempat atraksi yang atraksinya cukup membuat anda jantungan.

Pergi dari pagi dengan bus dari Shinjuku, menempuh perjalanan sekitar 1 jam 40 menit, tibalah kami di Fuji-Q Highland. Ada cukup banyak atraksi tapi kami sudah mengincar 3 atraksi yang tercatat dalam Guiness Book of Record. Pertama, Fujiyama coaster yang sempat tercatat sebagai coaster terpanjang dan tertinggi. Anda akan dijatuhkan dari ketinggian 70 m, sekitar 5 buah turunan dan rentangnya 2 km. Eejanaika coaster yang tercatat sebagai coaster 4 dimensi dengan loop terbanyak, tertinggi, tercepat (silahkan lihat videonya). Karena susah menggambarkannya ini cuplikan dari wikipedia.

Eejanaika is a “4th Dimension” coaster, a design in which the seats can rotate forward or backward 360 degrees in a controlled spin. This is achieved by
having four rails on the track: two of these are running rails while the
other two are for spin control. The 2 rails that control the spin of the
seats move up and down relative to the track and spin the seats using a rack
and pinion gear mechanism.

Jadi kita tidak hanya naik coaster tapi selama naik coaster itu juga diputar2. Anda akan meluncur dari ketinggian puluhan meter dengan menghadap kebelakang dan ketika jatuh akan menghadap ke langit, terus berputar-putar. Menyenangkan … tapi kita perlu menunggu 3 jam agar bisa naik atraksi ini. Continued…

Categories: Travel.

Tags:

Ski @ Hakuba Goryu & Hakuba 47

March 12, 2006

Hakuba Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu tiba, hari Kamis malam (03/07) Saya beserta rombongan dari Lab (17 orang cowok) berangkat dengan bis malam dari Shinjuku, Tokyo menuju ke Hakuba Goryu, Nagano. Tempat Ski dengan ketinggian sekitar 2600 meter ini pernah menjadi salah satu ajang penyelenggarakan Nagano Winter Olympics 1998 karena daerahnya yg luas, course ski-nya cukup beragam plus jumlah ski trail, gondola (ski trail tertutup yang jangkauannya cukup panjang) yang cukup banyak. Setelah perjalanan selama 7 jam lebih tibalah kami di tempat penginapan jam 5 pagi. Karena kursi bus yang cukup sempit membuat saya tidak dapat tertidur selama perjalanan membuat badan saya cukup penat dan ngantuk.

Setelah makan pagi, dan meminjam peralatan ski, membeli karcis terusan untuk ski trail, saya dan teman-teman memulai untuk bermain. Saya memilih untuk bermain ski bersama 3 teman lainnya, yang lainnya memilih bermain snowboard (beberapa tahun terakhir snowboard cukup nge-trend). Cuaca hari itu berawan, suhu -4 derajat celcius, kondisi salju cukup baik, dan karena hari jum’at jumlah orang yang bermain cukup sedikit. Saya bermain ski setahun sekitar 1 kali, mungkin ini kedelapan kalinya saya bermain ski. 2 jam pertama saya habiskan bermain di daerah landai untuk merecall kembali permainan ski lalu saya dan teman-teman langsung naik gondola ke puncak gunung untuk bermain ke daerah yang lebih menantang :) Yah, bermain ski itu menyenangkan ( kalau bisa .. hehehe ) senang melihat hamparan salju yang putih, cuaca yang dingin tapi tidak terasa dingin (karena kita bergerak terus, bahkan bisa berkeringat), kesempatan buat sport jantung karena meluncur dengan kecepatan tinggi di daerah terjal sementara kalau salah sedikit samping kiri kanan jurang (kalau ga hati2 resikonya patah tangan atau kaki).

Setelah bermain hingga jam 4 sore, balik ke penginapan, makan malam dan tidur jam 9-an untuk simpan energi buat besoknya. Besoknya bermain sekitar 5 jam kemudian balik ke Tokyo dan tiba sekitar jam 10 malam. Mungkin tahun depan bisa main ski kembali dengan rekan-rekan gereja sambil belajar untuk mengasah kemampuan agar bisa bermain didaerah yg lebih terjal. Sekarang yang kerasa badan masih pegel-pegel sementara masih kudu lab dan tulis skripsi :)

Categories: Travel.

Tags: