<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Enjoy your Life !</title>
	<atom:link href="http://soetrisno.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://soetrisno.com</link>
	<description>Berbagi cerita, tips, ide tentang kehidupan sekarang dan masa depan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Apr 2009 13:59:47 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Special Gift from God at Our 1st Wedding Anniversary</title>
		<link>http://soetrisno.com/2009/03/special-gift-from-god-at-our-1st-wedding-anniversary/</link>
		<comments>http://soetrisno.com/2009/03/special-gift-from-god-at-our-1st-wedding-anniversary/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 13:28:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>soetrisno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[baby]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soetrisno.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[
29 Maret 2009, adalah hari perkawinan saya dengan istri saya. Dan pada bulan Maret juga saya berulang tahun untuk yang ke-29 kalinya.
Kerap istri bertanya hadiah apa yang saya inginkan untuk hari ulang tahun saya. Terus terang saya sulit menjawab karena untuk masalah benda saya tidak terlalu memerlukan apa-apa dan terlebih lagi kehadiran istri saya sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-60 aligncenter" title="080328_6weeks" src="http://soetrisno.com/wp-content/uploads/2009/04/080328_6weeks.jpg" alt="080328_6weeks" width="356" height="265" /></p>
<p style="text-align: left;">29 Maret 2009, adalah hari perkawinan saya dengan istri saya. Dan pada bulan Maret juga saya berulang tahun untuk yang ke-29 kalinya.</p>
<p>Kerap istri bertanya hadiah apa yang saya inginkan untuk hari ulang tahun saya. Terus terang saya sulit menjawab karena untuk masalah benda saya tidak terlalu memerlukan apa-apa dan terlebih lagi kehadiran istri saya sudah terlalu cukup buat saya mensyukuri bertambahnya usia saya.</p>
<p>Tak terduga kalau ternyata Tuhan punya rencana dan hadiah yang indah buat kita berdua, sebuah insan kecil yang berada dalam rahim istri saya. Usianya baru 6 minggu ketika kami berdua memeriksakan ke dokter kandungan. Hadiah yang sangat indah di hari pernikahan pertama kami.</p>
<p>Doaku agar janin didalam rahim istriku bisa tumbuh dengan sehat. Thanks GOD &#8230; !!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soetrisno.com/2009/03/special-gift-from-god-at-our-1st-wedding-anniversary/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dokumen untuk pernikahan dengan calon mempelai Jepang di Indonesia</title>
		<link>http://soetrisno.com/2009/02/dokumen-untuk-pernikahan-dengan-calon-mempelai-jepang-di-indonesia/</link>
		<comments>http://soetrisno.com/2009/02/dokumen-untuk-pernikahan-dengan-calon-mempelai-jepang-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 06:03:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>soetrisno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Living in Japan]]></category>
		<category><![CDATA[Number]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soetrisno.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Setelah dapat komentar begitu banyak tentang dokumen-dokumen yang perlu dipersiapkan, saya rasa sudah saatnya saya sharing lebih detail tentang persiapan-persiapan dokumen-domen yang berkaitan dengan pernikahan dengan orang Jepang di Indonesia.
Posting ini adalah hasil rangkuman dari  situs-situs kedutaan, catatan sipil, posting-posting blog orang Jepang dan juga dari postingan prosedur pernikahan internasional.  Perlu diperhatikan pernikahan saya dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah dapat komentar begitu banyak tentang <a href="http://soetrisno.com/2008/07/garis-besar-pengurusan-surat-nikah-di-jepang-pasangan-orang-jepang/">dokumen-dokumen yang perlu dipersiapkan</a>, saya rasa sudah saatnya saya sharing lebih detail tentang persiapan-persiapan dokumen-domen yang berkaitan dengan pernikahan dengan orang Jepang di Indonesia.</p>
<p>Posting ini adalah hasil rangkuman dari  situs-situs kedutaan, catatan sipil, posting-posting blog orang Jepang dan juga dari postingan <a href="http://soetrisno.com/2009/01/prosedur-pernikahan-internasional-di-jepang/">prosedur pernikahan internasional</a>.  Perlu diperhatikan pernikahan saya dengan istri orang Jepang berlangsung di Jepang, jadi bagian ini bukan pengalaman pribadi.</p>
<p><span id="more-56"></span></p>
<p><strong>Bagi calon mempelai yang berwarga negara Jepang</strong> datang ke Indonesia dengan membawa dokumen:</p>
<p>1. Koseki Shohon 3 lembar asli (terbitan 3 bulan terakhir). plus 2 lembar untuk laporan diri setelah menikah.<br />
2. Paspor.</p>
<p>Artinya, calon mempelai orang Jepang harus membawa dokumen kedua diatas dari Jepang dan ketika sampai di Indonesia datang ke  Kedutaan Besar atau Konsul Jepang di Indonesia dengan menyertakan juga dokumen KTP atau paspor calon mempelai orang Indonesia. Dari kedutaan Jepang di Indonesia akan mengeluarkan &#8220;Surat Keterangan Untuk Menikah (kekkongubishoumeisho)&#8221; sebagai salah satu persyaratan untuk mengurus akte pernikahan yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) bagi yang beragama Islam dan di Kantor Catatan Sipil bagi yang beragama lainnya.</p>
<p>Untuk pengurusan &#8220;Surat Keterangan Untuk Menikah&#8221; dapat menghubungi</p>
<p>Kedutaan Besar Jepang dan Konsulat Jenderal Jepang di Jakarta atau <a href="http://www.id.emb-japan.go.jp/conind.html" target="_blank">konsul Jepang lainnya</a><br />
Jl. M.H. Thamrin 24<br />
Jakarta Pusat (10350)<br />
Tel. +62-21 3192-4308 (hunting system) Fax. +62-21 3192-5460 atau +62-21 315-7156</p>
<p><strong>Sedangkan untuk mempelai orang Indonesia</strong> mempersiapkan dokumen:</p>
<ol>
<li>Surat Keterangan untuk Nikah</li>
<li>Surat Keterangan asal usul</li>
<li>Surat Keterangan orang tua</li>
<li>Surat Izin orang tua     (Surat 1-4 diurus berdasarkan prosedur Catatan Sipil)</li>
<li>Photo Copy KTP dan KK</li>
<li>Akte Cerai/thalak dagi calon Pengantan yang janda/duda</li>
<li>Pas Foto 2.5×3</li>
<li>Surat Izin Komandan bagi anggota ABRI</li>
<li>Dispensasi Camat bagi yang kurang 10 hari kerja</li>
<li>Izin Pengadilan bagi calon Pengantin di bawah umur</li>
<li>Izin Poligami dari Pengadilan bagi yang beristri dari seorang</li>
<li>Surat Rekomendasi Nikah</li>
<li>Surat Keterangan Model KⅠ bagi WNI keturunan asing</li>
</ol>
<p>Biasanya cukup menyertakan dokumen nomor 1, 2, 3, 4, 5, 7 untuk detailnya bisa menghubungi catatan sipil daerah dimana saudara/i tinggal. Perlu diperhatikan dokumen-dokumen diatas adalah persyaratan dasar. Dokumen-dokumen tambahan diperlukan untuk memenuhi persyaratan pernikahan masing-masing Agama.</p>
<p>Setelah mendapatkan Akte Pernikahan, mempelai Jepang harus melaporkan diri ke  Kedutaan Besar atau Konsul Jepang di Indonesia dengan menyertakan:</p>
<p>1. Surat Akte Pernikahan sebanyak 2 Lembar (Legalisir)<br />
2.  Koseki Shohon 2 lembar.<br />
3.  Dokumen KTP atau paspor calon mempelai orang Indonesia (dengan terjemahan ke bahasa Jepang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soetrisno.com/2009/02/dokumen-untuk-pernikahan-dengan-calon-mempelai-jepang-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prosedur Pernikahan Internasional di Jepang</title>
		<link>http://soetrisno.com/2009/01/prosedur-pernikahan-internasional-di-jepang/</link>
		<comments>http://soetrisno.com/2009/01/prosedur-pernikahan-internasional-di-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 05:02:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>soetrisno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Living in Japan]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soetrisno.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Karena banyaknya pertanyaan tentang prosedur pernikahan Internasional di Jepang terutama yang berkaitan dengan dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan ketika mengurus pernikahan dengan orang Jepang, saya kembali coba cari beberapa dokumen resmi dari pemerintah Jepang yang diterbitkan di internet. Dokumen untuk orang Jepang dan beberapa dokumen-dokumen tersebut saya jabarkan kembali disini. Semoga bisa membantu.
1. Bila orang Jepang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karena banyaknya pertanyaan tentang prosedur pernikahan Internasional di Jepang terutama yang berkaitan dengan <a href="http://soetrisno.com/2008/07/garis-besar-pengurusan-surat-nikah-di-jepang-pasangan-orang-jepang/">dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan ketika mengurus pernikahan dengan orang Jepang</a>, saya kembali coba cari beberapa dokumen resmi dari pemerintah Jepang yang diterbitkan di internet. <a href="http://soetrisno.com/2008/08/dokumen-yang-harus-disiapkan-oleh-mempelai-orang-jepang/">Dokumen untuk orang Jepang</a> dan beberapa dokumen-dokumen tersebut saya jabarkan kembali disini. Semoga bisa membantu.</p>
<p><strong>1. Bila orang Jepang dan orang asing menikah di Jepang</strong></p>
<ul>
<li> Cara melapor ke kantor kota setempat<br />
Apabila orang Jepang dan orang asing menikah di Jepang, surat nikah diserahkan ke kantor kota tempat dia tinggal atau kampung halaman dari orang Jepang tersebut. Tetapi berdasarkan kewarnegaraan, formulir yang diserahkan memiliki ketentuan yang berbeda, hal ini dapat ditanyakan pada bagian pendaftaran anggota penduduk （ jyuuminka ） . Setelah melapor, pelapor akan menerima surat  keterangan nikah, setelah itu pelapor menyerahkan formulir itu pada pihak kedutaan atau konsulat negara dari pasangan yang bersangkutan. Baru setelah itu keberadaan mereka telah menikah dapat diakui di kedua negara. Guna kepentingan perubahan visa, mintalah terbitan surat keterangan nikah (konginjyurishoumeisho).<br />
<span id="more-51"></span><br />
Formulir yang diperlukan:</p>
<ol>
<li>Formulir “konintodokedesho” (diperoleh di kantor kota)</li>
<li>Kosekitouhon (kartu keluarga). (sangat diperlukan apabila tempat lahir dan tempat tinggal sekarang berbeda)</li>
<li>Konginyoukengubishoumeisho : surat keterangan yang menandakan bahwa seseorang belum pernah menikah (diperoleh di kedutaan atau konsulat), juga diperlukan terjemahannya dalam bahasa Jepang.<br />
※Untuk Indonesia, kedutaan akan membuat dua versi bahasa Inggris dan bahasa Jepang</li>
<li>Paspor</li>
<li>Cap atau tanda tangan yang bersangkutan</li>
<li>Tourokugenpyoukisaijikoushoumeisho (surat keterangan kepemilikan KTP)</li>
</ol>
</li>
<li>Cara melapor kepada pemerintahan negara pasangan nikah di Jepang
<p>Periksalah formulir yang dibutuhkan di kedutaan atau konsulat negara yang bersangkutan. Apabila pernikahan telah diakui oleh negara pasangan nikah, maka surat nikah yang sudah diterbitkan oleh pemerintah negara pasangan, dalam 3 bulan harus dilaporkan ke kantor kota tempat tinggal, disertai dengan terjemahan bahasa Jepang, baru setelah itu pernikahan itu akan diakui di Jepang. Untuk beberapa negara, setelah “kongintodoke” di Jepang dilaporkan,<br />
ada juga negara yang meminta “kongintodokede”, untuk itu pastikan terlebih dahulu kepada lembaga pemerintahan.</li>
</ul>
<p><strong>2. Apabila sesama orang asing menikah di Jepang</strong></p>
<p>Setelah melaporkan surat nikah ke kantor kota tempat pasangan tinggal, maka diharuskan melapor pula pada masing-masing kedutaan atau konsulat negara masing-masing.</p>
<p>Formulir yang diperlukan:</p>
<ol>
<li>konintodokedesho (surat nikah )</li>
<li>paspor</li>
<li>koninyoukengubishoumeisho (surat keterangan lajang (terjemahan bahasa Jepang)</li>
<li>Tourokugenpyoukisaijikoushoumeisho (surat keterangan kepemilikan KTP)</li>
</ol>
<p><strong>3. Apabila orang Jepang dan orang asing menikah di luar negeri （ pernikahan diselenggarakan berdasarkan hukum negara yang setempat）</strong></p>
<p>Periksalah terlebih dahulu surat-surat yang diperlukan pada kedutaan atau konsulat Negara yang bersangkutan baru kemudian melakukan perjalanan.</p>
<p>Secara umum surat-surat yang diperlukan untuk orang jepang adalah seperti yang tertulis dibawah ini:</p>
<ol>
<li>Surat keterangan lajang,(masa berlaku 3 bulan dihitung dari saat surat ini dikeluarkan. Dibuat dalam bahasa asing)</li>
<li>surat “kosekitouhon”</li>
<li>paspor</li>
<li>Yang lainnya: surat pajak, surat kerja, surat kesehatan dsb,ada kalanya diperlukan.</li>
</ol>
<p>Catatan:</p>
<p><strong>Setelah Menikah</strong><br />
Surat nikah yang dikeluarkan oleh negara yang bersangkutan terjemahannya dalam bahasa Jepang), untuk orang Jepangnya harus dilaporkan pada  kedutaan Jepang di negara setempat dalam 3 bulan atau pada kantor kota tempat dia tinggal atau bisa juga dengan dikirim lewat pos.</p>
<p><strong>Apabila orang Jepang menikah di luar negeri dan bukan dinegara pasangan yang bersangkutan</strong><br />
Berdasarkan hukum negara setempat maka pernikahanpun dapat dilakukan, surat-surat yang diperlukan dapat diperiksa pada konsulat negara tersebut. Setelah menikah, pernikahan itu perlu di laporkan pada kantor pemerintahan Jepang di negara setempat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soetrisno.com/2009/01/prosedur-pernikahan-internasional-di-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kilas balik tahun 2008</title>
		<link>http://soetrisno.com/2009/01/kilas-balik-tahun-2008/</link>
		<comments>http://soetrisno.com/2009/01/kilas-balik-tahun-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 03:07:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>soetrisno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Vision]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soetrisno.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya saya menuliskan visi dan misi untuk tahun 2009 saya ingin kilas balik perjalanan kehidupan saya di tahun 2008.
Tahun 2008. merupakan sebuah tahun yang penuh makna.

Bulan Januari diawali dengan ujian untuk kenaikkan golongan di tempat perusahaan bekerja. Hari-hari awal di tahun 2008, saya habiskan untuk menulis essai yang bertemakan tentang R&#38;D. Suatu hal yang cukup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya saya menuliskan visi dan misi untuk tahun 2009 saya ingin kilas balik perjalanan kehidupan saya di tahun 2008.</p>
<p>Tahun 2008. merupakan sebuah tahun yang penuh makna.</p>
<ul>
<li>Bulan Januari diawali dengan ujian untuk kenaikkan golongan di tempat perusahaan bekerja. Hari-hari awal di tahun 2008, saya habiskan untuk menulis essai yang bertemakan tentang R&amp;D. Suatu hal yang cukup sulit karena harus ditulis dalam bahasa Jepang dengan tata bahasa yang saintifik.</li>
<li>Bulan Februari adalah masa persiapan saya sebulan menjelang pernikahan. Pindah apartemen, menyebar undangan, mengurus persiapan kedatangan keluarga, agenda pernikahan adalah kesibukan saya pada akhir pekan.<span id="more-43"></span></li>
<li>Bulan Maret, bulan dimana saya berulangtahun ke-28 dan bulan dimana saya melangsungkan pernikahan dengan kekasih saya. Di tengah mekarnya bunga sakura, saya dan istri saya menempuh hidup baru diiringi oleh doa dari keluarga, saudara dan teman.</li>
<li>Bulan April, masa-masa kehidupan awal berumah tangga. Suatu anugerah yang luarbiasa ada partner hidup yang saling mendukung. Di bulan April ini, saya memulai proyek Web dengan teman orang Jepang, dimana saya banyak belajar manajemen dan pembangunan konsep situs.</li>
<li>Bulan Mei, masa yang cukup sibuk di kantor. Tanggal 18, teman satu lab  Mr. Kato melangsungkan pernikahan dan ada reuni Saigo Lab. Senang bisa bertemu dengan teman-teman dan senior setelah lebih dari 3 tahun, dan acara ini juga adalah acara resmi dimana saya dan istri bisa datang bersama. Bulan ini juga saya mendapatkan mengumuman kalau saya lulus ujian kenaikkan golongan. Gaji naik dan tentu saja pekerjaan dan tanggung jawab makin bertambah.</li>
<li>Bulan Juni, adalah masa saya mulai mencoba membenahi manajemen situs  <a href="http://netsains.com">Netsains.com</a>.  Situs yang punya visi dan misi yang bagus hanya manajemen situsnya sempat terbelangkai. Cukup lama saya berdiskusi dengan <a href="http://revolusihidup.blogspot.com/">Merry</a> dan Partner saya, <a href="http://firewalker.kamusilmiah.com/">mr. firewalker</a>, untuk membenahi situs ini. Thanks for Merry buat kesabaran dan kesempatannya, plus buat mr. firewalker buat kerjakeras dan dedikasinya.</li>
<li>Bulan Juli, Ulang tahun istri saya yang pertama setelah menikah dengan saya. Dirayakan dengan makan siang bersama keluarga di hotel. Bulan ini adalah bulan dimana kami me-re-lauch Netsains.com dengan desain dan konsep baru. Ada proyek market research di Indonesia yang banyak dibantu oleh mr. firewalker dan bung eko. Thanks bro !!!</li>
<li>Bulan Agustus, masa saya berkutat kembali dengan buku-buku untuk mengikuti <a href="http://soetrisno.com/2008/08/how-life-got-so-hectic/">ujian Persiapan ujian (<em>jp</em>)  <em></em></a><em><a target="_blank">eiseikanrisha</a> </em>atau (<em>en</em>) health supervisor, ini adalah sebuah sertifikat yang dibutuhkan kalau ingin dipertimbangkan untuk karir khususnya R&amp;D yang kerja  di perusahaan Jepang.  Bulan ini adalah bulan yang cukup melelahkan dan diisi oleh banyak kegiatan.</li>
<li>Bulan September diawali dengan pengumuman kalau saya lulus ujian eiseikanrisha. Untuk pertama kalinya saya dan istri saya bertamasya ke Zao, Sendai selama 2 hari 1 malam. Makan sushi dan keju, dinner dan menikmati hangatnya <em>onsen</em> (spring water).</li>
<li>Bulan Oktober,  ada dua acara penting di bulan ini. Saya menjadi juri untuk <a href="http://www.tokyo.ywca.or.jp/ryugakusei/r-info-speech.html">Speech Contest Mahasiswa Asing YWCA</a> dan acara penganugerah <a href="http://www.e-dukasi.net/elearningaward/">e-learning award 2008 </a>untuk <a href="http://www.chem-is-try.org" target="_blank">situs kimia indonesia</a>.  Di acara e-learning award 2008, bertemu dengan rekan2 (<a href="http://urip.wordpress.com/">pak Urip</a>, <a href="http://fisikarudy.wordpress.com/">pak Rudy</a>, <a href="http://dedidwitagama.wordpress.com/">bung Dedy</a>) yang sama-sama berjuang untuk kemajuan sains Indonesia.  Maaf yah buat rekan2, saya udah janji untuk tulis tentang e-learning award 2008 ini cuma baru terealisi sekarang.</li>
<li>Bulan November, banyak konsentrasi untuk pembangunan web plus ikut acara seminar Logical Communications.</li>
<li>Bulan Desember, honeymoon saya dengan istri di Bali selama 3 hari dan kunjungan ke keluarga di Jakarta pertama kali. Di bali kita dinner di Jimbaran, stay di Nusa Dua Beach &amp; Spa Hotel, diving di Tanjung Benoa.  Mengunjungi keluarga, merayakan Natal bersama, bertemu dengan my best friend Jody dan istri. Istri saya dengan senangnya bisa makan masakan padang, sunda, palembang dan segala buah2an tropis Indonesia (duku, mangga, salak, rambutan, srikaya, manggis, durian, sawo, jambu batu) dan kue lemper, bugis, dsb. Bulan Desember juga pertama kalinya saya bertatap-muka dan makan bersama dengan mr.firewalker. Sebelum tahun baru saya dan istri kembali ke Jepang dan merayakan tahun baru dengan keluarga istri di Jepang.</li>
</ul>
<p>Cukup panjang dan cukup lama saya bolak balik lihat agenda dan mengingat apa saja yang pernah terjadi selama tahun 2008. Buat saya tiap tahun ada makna tersendiri dan tahun 2008 penuh dengan makna, bagaimana dengan Anda ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soetrisno.com/2009/01/kilas-balik-tahun-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>No Day Like Monday</title>
		<link>http://soetrisno.com/2008/09/no-day-like-monday/</link>
		<comments>http://soetrisno.com/2008/09/no-day-like-monday/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 04:43:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>soetrisno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soetrisno.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Seperti biasa hari Senin, setelah libur sabtu-minggu, bawaannya ngantuk n sulit untuk bangun. Tapi hari ini lain dari hari biasanya karena saya dibangunkan oleh panasnya terik matahari &#8230; hehehe. Memasuki bulan 8, bulan terpanas di Jepang menguras banyak tenaga dan keringat, karena ga perlu bergerak aja udah keringatan karena kepanasan.
Sindrom hari Senin ini saya rasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti biasa hari Senin, setelah libur sabtu-minggu, bawaannya ngantuk n sulit untuk bangun. Tapi hari ini lain dari hari biasanya karena saya dibangunkan oleh panasnya terik matahari &#8230; hehehe. Memasuki bulan 8, bulan terpanas di Jepang menguras banyak tenaga dan keringat, karena ga perlu bergerak aja udah keringatan karena kepanasan.</p>
<p>Sindrom hari Senin ini saya rasa semua udah pernah merasakannya. Malas untuk ke sekolah atau malas untuk bekerja. Padahal kalau direnungin, harusnya kita bersyukur masih bersekolah dan bekerja pada hari Senin dibandingkan banyak temen-temen kita yang ga bisa bersekolah dan bekerja sehingga tiap hari adalah hari libur. Kebanyakan libur juga menyebalkan karena bikin otak jadi mandek dan kondisi tubuh makin loyo karena kebanyakan tidur <img src='http://soetrisno.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Apa sih yang bikin kamu ga seneng dengan hari Senin dan bagaimana bisa mengubah kondisi tersebut ? Saya coba list berdasarkan pendapat saya yah   <span id="more-36"></span></p>
<ol>
<li><strong>Kecapean main sepanjang sabtu-minggu.</strong>  Kenapa kita diberi 2 hari libur selama seminggu. Agar hari Sabtu kita aktivitas sepuas-puasnya dan hari Minggu kita istirahat sebaik-baiknya. Itu nasihat agar bisa menikmati kerja dari minggu hari pertama dari atasan H&amp;R saya ketika saya masuk perusahaan. Jadi jangan maruk diembat semuanya buat keluyuran tapi kasih juga waktu buat private time, buat istri, buat anak. Btw, nasihat ini ga berlaku buat orang-orang yang bekerja juga hari sabtu dan minggu.</li>
<li><strong>Usahakan menjaga ritme hidup.</strong> Kebiasaan begadang sampai tengah malam atau sampai bagi bahkan ada yang ga tidur dan molor tidur sampai siang merusak ritme hidup sehari-hari anda. Tubuh anda akan kesulitan untuk bisa mengubah lagi ke ritme yang normal dan karenanya hari senin kamu masih ngantuk dan ga bisa berkonsentrasi ketika bekerja atau belajar. Jangan tidur terlalu malam dan usahakanlah untuk bangun seperti biasa atau tidak lebih dari tambahan tidur 2 jam. Lebih baik bangun pagi, aktifitas dan tidur siang. Tidur siang 1-2 jam sangat baik untuk memulihkan kondisi tubuh.</li>
<li><strong>Jangan makan terlalu banyak !!!</strong> Mulai dari Jumat malam sampai Minggu banyak orang yang melampiaskan kejenuhan bekerja/belajarnya dengan makanan diembat full course mulai dari kue-kue basah, ayam bakar, ice-cream, snack, cendol &#8230; etc kecuali sampah hehehe &#8230; . Makan banyak dalam waktu singkat bisa membuat metabolisme tubuh tidak seimbang dan kadang berefek ke kondisi badan.</li>
<li><strong>Isilah hari sabtu-minggu dengan aktivitas yang menggunakan otak.</strong> Kalau otak kamu ga dijalanin selama hari sabtu-minggu dan hanya diisi dengan tidur, nonton tv, surfing internet, alias aktivitas-aktivitas yang sedikit menggunakan otak akan membuat otak kamu berat untuk naik mesin lagi. Cobalah isi waktu libur kamu dengan membaca, menganalisa keuangan keluarga, bermain hal2 yang membutuhkan kreativitas seperti catur misalnya, menulis blog juga baik. Ada lebih baiknya lagi kamu mulai memanaskan otak kamu dengan mulai mencanangkan hal-hal apa saja yang akan dikerjakan selama satu minggu ini di kantor atau sekolah pada hari minggu malam sebelum tidur .</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soetrisno.com/2008/09/no-day-like-monday/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dokumen yang harus disiapkan oleh mempelai orang Jepang</title>
		<link>http://soetrisno.com/2008/08/dokumen-yang-harus-disiapkan-oleh-mempelai-orang-jepang/</link>
		<comments>http://soetrisno.com/2008/08/dokumen-yang-harus-disiapkan-oleh-mempelai-orang-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 02:01:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>soetrisno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Living in Japan]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soetrisno.com/dokumen-yang-harus-disiapkan-oleh-mempelai-orang-jepang/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini dapat pertanyaan dari saudari Artha tentang  apa saja yang harus dipersiapkan kalau akan menikah dengan mempelai orang Jepang. Berikut, dokumen-dokumen yang harus disiapkan oleh mempelai orang Jepang jika akan menikah dengan orang Indonesia. Prosedurnya dibagi dua jika menikah di Jepang dan jika menikah di Luar Negeri (Indonesia). Perhatikan bahwa ini adalah dokumen yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini dapat pertanyaan dari saudari Artha tentang  apa saja yang harus dipersiapkan kalau akan menikah dengan mempelai orang Jepang. Berikut, dokumen-dokumen yang harus disiapkan oleh mempelai orang Jepang jika akan menikah dengan orang Indonesia. Prosedurnya dibagi dua jika menikah di Jepang dan jika menikah di Luar Negeri (Indonesia). Perhatikan bahwa ini adalah dokumen yang diperlukan oleh orang Jepang bukan orang Indonesia.</p>
<p>Pertama, Apabila orang Jepang dan orang asing (Indonesia)  menikah di Jepang</p>
<ul>
<li>Surat “kosekitouhon” ini adalah kartu keluarga atau akta kelahiran WN Jepang yang diurus di catatan sipil Jepang</li>
<li>Surat &#8220;konintodoke&#8221; ini adalah surat akte pernikahan yang disaksikan oleh 2 orang dewasa orang WN Jepang (orang tua atau saudara juga diperbolehkan)</li>
<li>Surat &#8220;gubishomeisho&#8221; dari calon mempelai WNA</li>
<li>Kartu &#8220;gaikokutorukoshomeisho&#8221;ini adalah KTP calon mempelai WNA</li>
</ul>
<p>Kedua, Apabila orang Jepang dan orang asing menikah di luar negeri  (pernikahan diselenggarakan berdasarkan hukum negara yang setempat?</p>
<p>1. Periksalah terlebih dahulu surat-surat yang diperlukan pada kedutaan atau konsulat Negara yang ersangkutan baru kemudian melakukan perjalanan.<br />
2. Secara umum surat-surat yang diperlukan untuk orang jepang adalah seperti yang tertulis dibawah ini dan semua diterjemahan kedalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia</p>
<ul>
<li>Surat keterangan lajang (masa berlaku 3 bulan dihitung dari saat surat ini dikeluarkan. Dibuat dalam bahasa asing) diurus di catatan sipil Jepang.</li>
<li>Surat “kosekitouhon” ini adalah kartu keluarga atau akta kelahiran WN Jepang yang diurus di catatan sipil Jepang</li>
<li>Paspor</li>
<li>Surat persetujuan dari orang tua WN Jepang</li>
<li>Yang lainnya (tidak penting): Surat pajak, Surat kerja, Surat kesehatan dsb, ada kalanya diperlukan.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soetrisno.com/2008/08/dokumen-yang-harus-disiapkan-oleh-mempelai-orang-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polisi Jerman mendesain Bra Anti Peluru</title>
		<link>http://soetrisno.com/2008/08/polisi-jerman-mendesain-bra-anti-peluru/</link>
		<comments>http://soetrisno.com/2008/08/polisi-jerman-mendesain-bra-anti-peluru/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 05:08:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>soetrisno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Invent]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soetrisno.com/polisi-jerman-mendesain-bra-anti-peluru/</guid>
		<description><![CDATA[Jangan anggap remeh polisi-polisi Jerman. Berita dari suratkabar Inggris melaporkan bahwa baru-baru ini kepolisian Jerman mendesain bra anti peluru baru yang dikenakan sebagai pakaian dalam bagi polisi-polisi wanita Jerman. Apakah baju anti peluru yang biasa dipakai polisi kurang cukup untuk menahan peluru? Ternyata peluru yang ditahan oleh baju anti peluru, tekanannya bisa membuat bahan plastik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://image.blog.livedoor.jp/laba_q/imgs/b/c/bc535f63.jpg" alt="Polisi Jerman dengan bra anti pelurunya" width="400" align="left" height="300" />Jangan anggap remeh polisi-polisi Jerman. Berita dari <a href="http://www.telegraph.co.uk/news/worldnews/europe/germany/2497655/Bullet-resistant-bras-for-German-police.html" target="_blank">suratkabar Inggris</a> melaporkan bahwa baru-baru ini kepolisian Jerman mendesain bra anti peluru baru yang dikenakan sebagai pakaian dalam bagi polisi-polisi wanita Jerman. Apakah baju anti peluru yang biasa dipakai polisi kurang cukup untuk menahan peluru? Ternyata peluru yang ditahan oleh baju anti peluru, tekanannya bisa membuat bahan plastik atau logam yang berada pada bra biasa mampu melukai bagian badan yang bersinggungan langsung dengan bahan plastik atau logam bra tersebut.</p>
<p>Bra biasa yang  Bra anti peluru, yang diberi nama &#8220;Action    Brassiere&#8221;, terbuat dari bahan cotton, poliester dan beberapa bahan sintesis yang dipadatkan tanpa unsur logam atau plastik sebagai tali atau pengencang bra. Peniadaan unsur logam membuat polisi wanita lebih berani dan tidak perlu takut lagi kalau sedang beraksi berhadapan dengan penjahat-penjahat bersenjata api.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www.telegraph.co.uk/telegraph/multimedia/archive/00786/bullet-proof-bra_786323c.jpg" alt="Bra anti peluru" width="460" height="288" /></p>
<p>Bra anti peluru ini juga bisa dikenakan sebagai ganti baju anti peluru yang berat dan mengganggu gerakan untuk melindungi hanya bagian-bagian tertentu dari tubuh. Kelak bra anti peluru ini akan wajib untuk dikenakan oleh seluruh polisi wanita Jerman.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soetrisno.com/2008/08/polisi-jerman-mendesain-bra-anti-peluru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mousho &#8211; Ketika hari-hari menjadi semakin panas</title>
		<link>http://soetrisno.com/2008/08/mousho-hot-weather-cuaca-panas/</link>
		<comments>http://soetrisno.com/2008/08/mousho-hot-weather-cuaca-panas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Aug 2008 04:54:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>soetrisno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soetrisno.com/moshou-hot-weather-cuaca-panas/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa akhir ini terasa sangat panas sekali, mungkin ini yang membuat mood kerja saya ga bisa naik-naik karena kepanasan alias kena penyakit yang namanya natsubate . Lihat-lihat wikipedia jepan, kata Mousho  ini ternyata baru dipakai sejak tahun 2007 untuk deskripsi cuaca yang sangat panas lebih dari 35 derajat.
Di jepang kalau musim panas, di luar panas, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa akhir ini terasa sangat panas sekali, mungkin ini yang membuat mood kerja saya ga bisa naik-naik karena kepanasan alias kena penyakit yang namanya <em>natsubate .</em> Lihat-lihat wikipedia jepan, kata <a target="_blank" href="http://ja.wikipedia.org/wiki/%E7%8C%9B%E6%9A%91" title="Definition of Mousho in Japanese">Mousho </a> ini ternyata baru dipakai sejak tahun 2007 untuk deskripsi cuaca yang sangat panas lebih dari 35 derajat.</p>
<p>Di jepang kalau musim panas, di luar panas, di dalam rumah juga panas &#8230; karena cuaca musim panasnya dengan kelembaban yang sangat tinggi. Mau tidak mau di rumah kudu nyalaiin AC biar bisa aktivitas. <span id="more-32"></span></p>
<p>Hari ini setelah bepergian dan balik ke rumah sekitar jam 1 saya masuk ke ruang bersama dan lihat suhu kamarnya 36 derajat &#8230; wah !!! moshou udah datang !!!  Langsung ambil remote control AC dan pip .. pip &#8230; AC saya pasang. Tapi jangan disamaiin dengan di Jakarta yang kalau pakai AC nya sampai dingin sekali.  AC dirumah saya cuma saya setting suhunya 28 derajat dengan kekuatan angin yang paling rendah, jadi setelah dipasang pun suhu di ruangan sekitar 31-32 derajat.  Orang-orang Jepang disini pada mikirin tentang biaya listrik yang mahal jadi asal yang penting pasang AC agar tidak keluar keringet  .. ga perlu sampai kerasa kedinginan macam mal-mal or bioskop di Jakarta <img src='http://soetrisno.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hari ini saya kudu menyelesaikan target minimal 70% belajar eiseikanri, karena waktu udah tinggal 1 minggu lagi. Kemarin kepala udah mumet karena berkutat-kutat dengan hukum-hukum Jepang tentang sanitary perusahaan yang semuanya serba detail. Sambil menggerutu &#8230; &#8220;masa perlu diinget semua sih &#8230; emangnya saya mau jadi pengacara&#8221; .. hehehehe . Tapi dengan semangat 45 tetap aja ngapalin dan mengerjakan satu persatu kumpulan soal-soalnya. Moga-moga bisa lulus dengan persiapan yang seadanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soetrisno.com/2008/08/mousho-hot-weather-cuaca-panas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How Life Got so Hectic ?</title>
		<link>http://soetrisno.com/2008/08/how-life-got-so-hectic/</link>
		<comments>http://soetrisno.com/2008/08/how-life-got-so-hectic/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Aug 2008 01:01:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>soetrisno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>
		<category><![CDATA[market research]]></category>
		<category><![CDATA[translator]]></category>
		<category><![CDATA[ujian]]></category>
		<category><![CDATA[web project]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soetrisno.com/kesibukan-dalam-beberapa-bulan-terakhir/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa lama vacuum dari dunia blog kayaknya saya harus mulai bisa menyisihkan waktu untuk share kesibukan-kesibukan, ide-ide atau kehidupan-kehidupan pribadi (tentu saja yang bisa di-share) di blog ini. Karena sebenarnya blog ini dibangun untuk hal ini cuma ga tau aja kesibukan2 yang ada membuat blog-blog ini ga ter-update dengan baik. Cuma orang-orang yang terlibat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://farm3.static.flickr.com/2395/2494910361_7238d31ba3.jpg?v=0" width="250" align="left" height="283" />Setelah beberapa lama vacuum dari dunia blog kayaknya saya harus mulai bisa menyisihkan waktu untuk share kesibukan-kesibukan, ide-ide atau kehidupan-kehidupan pribadi (tentu saja yang bisa di-share) di blog ini. Karena sebenarnya blog ini dibangun untuk hal ini cuma ga tau aja kesibukan2 yang ada membuat blog-blog ini ga ter-update dengan baik. Cuma orang-orang yang terlibat kesibukan dengan saya yang sering saya share.</p>
<p>Ini list beberapa kesibukan yang sudah terjalani, sedang dijalani dan akan dijalani :</p>
<p>1. Proyek re-lauch <a href="http://netsains.com">netsains.com</a> beta version, netsains.com sempat stagnan dalam beberapa bulan karena manajemen situsnya tidak terawat dan setelah coba menghubungi <a href="http://revolusihidup.blogspot.com/" target="_blank">Merry</a>, bersama dengan rekan kerja sejati <a href="http://firewalker.kamusilmiah.com/" target="_blank">Didik</a> kita bangun konsep netsains.com dengan fitur-fitur yang lebih user friendly. Proyek ini masih akan terus berjalan dan akan saya coba paparkan lebih luas di posting-posting selanjutnya.</p>
<p>2. Proyek versi baru <a href="http://chem-is-try.org" target="_blank">chem-is-try.org</a>,  pembangunan konsep situs kimia yang baru ini cukup gress walau saya ga bisa open tentang isi2nya sekarang karena mau dibuat suprise. Proyek ini sudah dikerjakan lebih dari setahun dalam rangka HUT situs yang sudah berumur 5 tahun. Fitur-fitur barunya akan dilengkapi dengan soal-soal latihan kimia, gadget peristiwa kimia dan juga forum dan artikel-artikel yang lebih banyak lagi di belajar kimia dan tabel periodik. Salut buat Sonny dan Anton yang disela-sela kesibukannya terus kasih waktu untuk pembangunan situs. Moga-moga pertengahan bulan ini bisa re-lauch <img src='http://soetrisno.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <span id="more-31"></span></p>
<p>3. Market Research: ada tugas untuk market research ke Indonesia dari perusahaan Jepang yang ngincer pasar infrastruktur Jepang. Buat rekan-rekan yang saya hubungi tolong dibantu yah karena proyek ini terusterang sangat melelahkan. Setelah research market selama lebih dari 2 minggu lebih bersama, kembali lagi <a href="http://firewalker.kamusilmiah.com/" target="_blank">Didik</a> the real partner &#8230; hehehe &#8230;. ,  saya buat laporan dalam bahasa Jepang sepanjang 30 halaman dan kandidat-kandidat perusahaan yang akan dilobi. Kedepannya saya harus cari contact person yang tepat untuk bisa meeting dengan perusahaan-perusahann tersebut. So, kudu bergerak cepat karena waktu terbatas sekali.</p>
<p>4. Persiapan ujian (<em>jp</em>)  <em><a href="http://ja.wikipedia.org/wiki/%E8%A1%9B%E7%94%9F%E7%AE%A1%E7%90%86%E8%80%85" target="_blank">eiseikanrisha</a> </em>atau (<em>en</em>) health supervisor, ini adalah sebuah sertifikat yang dibutuhkan kalau ingin dipertimbangkan untuk karir khususnya R&amp;D yang kerja  di perusahaan Jepang. Jadi kita belajar tentang sistem sanitary pabrik, sistem benda2 yang tidak dilarang untuk menjamin kesehatan pekerja, pertolongan darurat, etc yang buku teksnya lebih dari 1000 halaman dan tentunya dalam bahasa Jepang (@_@) . Ujiannya tanggal 9 Agustus dan sekarang baru belajar 20% materinya. Hari ini dan besok kudu di kebut , tapi kenapa aku masih ngeblog yah &#8230; <img src='http://soetrisno.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>5. Pekerjaan Kantor &#8230; kalau ini sih ga akan berkurang kesibukannya yang ada tambah sibuk. Perusahaan lagi scaling up product yang beberapa prosesnya aku yang manage. Utk perusahaan dan pekerjaan kayaknya ga bisa ngomong banyak di sini karena &#8220;confidential&#8221; &lt;&#8211; kata2 yg sering disebutin di perusahaan <img src='http://soetrisno.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>6. Ada proyek-proyek translasi dokumen yang mayan banyak volumenya dari jepang ke indonesia, indonesia ke jepang. Salah satu yang menarik adalah ketika mengerjakan translasi untuk kontrak kerja perawat (suster) Indonesia ke Jepang. Jepang kekurangan tenaga perawat dan akhirnya melonggarkan pintu masuk untuk perawat-perawat dari LN untuk menjadi perawat disini dengan syarat harus bisa lulus program tes jadi perawat disini.</p>
<p>Well, kudu dikerjakan satu-satu dan akan coba share di postin-posting berikutnya. Hari ini disempatin dulu untuk belajar  persiapan ujian <em><a href="http://ja.wikipedia.org/wiki/%E8%A1%9B%E7%94%9F%E7%AE%A1%E7%90%86%E8%80%85" target="_blank">eiseikanrisha</a> </em>target hari ini bisa selesaiin sampai 50% nya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soetrisno.com/2008/08/how-life-got-so-hectic/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Garis besar Pengurusan Surat Nikah di Jepang (Pasangan orang Jepang)</title>
		<link>http://soetrisno.com/2008/07/garis-besar-pengurusan-surat-nikah-di-jepang-pasangan-orang-jepang/</link>
		<comments>http://soetrisno.com/2008/07/garis-besar-pengurusan-surat-nikah-di-jepang-pasangan-orang-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2008 07:39:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>soetrisno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Living in Japan]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soetrisno.com/garis-besar-pengurusan-surat-nikah-di-jepang-pasangan-orang-jepang/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi saudara/i WNRI yang akan menikah dengan orang kewarnegaraan Jepang dan ingin
mengurus proses pendaftarannya di Jepang, silahkan mengikuti prosedur berikut ini. Proses pengurusan ini saya lakukan ketika sedang mempersiapkan pernikahan saya dengan rekan lab yang berkewarganegaraan Jepang. Prosedur ini saya rasa juga berlaku di banyak kedutaan negara lain, tapi untuk kepastiaannya jangan segan-segan untuk menghubungi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi saudara/i WNRI yang akan menikah dengan orang kewarnegaraan Jepang dan ingin<br />
mengurus proses pendaftarannya di Jepang, silahkan mengikuti prosedur berikut ini. Proses pengurusan ini saya lakukan ketika sedang mempersiapkan pernikahan saya dengan rekan lab yang berkewarganegaraan Jepang. Prosedur ini saya rasa juga berlaku di banyak kedutaan negara lain, tapi untuk kepastiaannya jangan segan-segan untuk menghubungi langsung bagian konsuler melalui kunjungan atau telefon. Informasi lainnya juga bisa didapat melalui <a href="http://indonesianembassy.jp/" target="_blank">Situs Kedutaan Besar Indonesia di Jepang</a></p>
<p>Prosedur pernikahan dilakukan di tiga tempat yaitu pada Catatan Sipil di Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia dan kantor Catatan Sipil Jepang (Shi/Ku-yakusho, yakuba) setempat. Pertama-tama saya akan menjabarkan garis besar proses pengurusan surat-surat tersebut.</p>
<p><span id="more-30"></span></p>
<p><strong>Prosedur singkatnya </strong></p>
<p>Sebelum menikah adalah:<br />
1. Mengurus Surat Keterangan untuk Menikah dari Catatan Sipil di Indonesia<br />
2. Mengurus Surat  &#8221;Kon In Gubi Shomei Sho&#8221; di Kedutaan Besar Republik Indonesia</p>
<p>Setelah Menikah adalah:<br />
3. Mengurus &#8220;Kekkon shomeisho&#8221; di Catatan Sipil Jepang<br />
4. Mengurus Surat Keterangan sudah Menikah di Kedutaan Besar Republik Indonesia<br />
5. Melaporkan diri dengan membawa Surat Keterangan sudah Menikah ke catatan sipil di Indonesia</p>
<p>Kok prosedurnya rumit yah ? Karena proses pernikahan itu perlu diresmikan menurut hukum dari masing-masing negara.  Misalnya masing-masing negara perlu memerika apakah orang yang akan nikah dan dinikahi itu tidak dalam status menikah atau tidak.</p>
<p>Jadi kalau ingin pernikahan kita disahkan atau dinyatakan resmi oleh negara Indonesia dan negara Jepang harus melalui prosedur diatas. Kelalaian dari pengurusan akan berdampak banyak terhadap pengurusan visa, tunjangan asuransi, proses kewarganegaraan anak, dsb.</p>
<p>Tulisan-tulisan berikutnya akan menjelaskan lebih detail dari apa saja yang perlu disiapkan di masing-masing instansi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soetrisno.com/2008/07/garis-besar-pengurusan-surat-nikah-di-jepang-pasangan-orang-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>79</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.428 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2013-05-22 09:40:33 -->
