Tokyo Young Women’s Christian Association (YWCA)
YMCA merupakan sebuah lembaga Non-goverment Organization (NGO) yang menghimpun sukarelawan wanita untuk saling membantu sesama dan mempromosikan perdamaian dan keadilan bagi para anggotaNya di seluruh dunia. Salah satu gerakan dari Tokyo YMCA yang cukup dikenal dalam kalangan mahasiswa asing adalah gerakan orang tua asuh bagi mahasiwa asing (Japanese Mothers for Internasional Students Movement). Setiap tahunnya para ibu yang mendaftarkan diri akan mengangkat mahasiswa asing sebagai anaknya dan memberikan bantuan, konseling dan juga memperkenalkan budaya Jepang melalui hubungan keluarga.
Saya diangkat menjadi salah satu keluarga ibu Ooyama, 6 tahun yang lalu. Saat itu, ibu yang masih relatif muda ini memiliki 2 anak wanita yang bernama Yuri (6 tahun) dan Kie (4 tahun). Anak-anaknya sangat aktif dan riang sekali. Mereka sangat senang jika saya berkunjung ke rumahnya di daerah Tamagawa. Karena kesulitan untuk menyebutkan nama saya, mereka biasa memanggil saya dengan sebutan “No-kun” diambil dari penggalan nama soetris-”No”, karena kata soetris dalam bahasa jepang harus diucapkan dengan kata “Suturisu” yang relatif sulit untuk dilafal.
Setelah masuk ke universitas terutama ketika masuk ke lab, kesibukan2 research menyulitkan saya untuk berkunjung ke rumah mereka. Saya coba untuk tetap keep contact dengan email atau kartu pos ucapan tahun baru. Kebetulan hari ini di gedung Tokyo YMCA diadakan acara syukuran untuk mahasiswa2 yang telah lulus dan melalui kesempatan ini saya dapat bertemu kembali setelah selang 2 tahun tidak bertemu. Ibu Ooyama banyak bercerita tentang Yuri dan Kie juga tentang anak2 mahasiswa asuh lainnya. Saya juga bercerita banyak tentang kehidupan mahasiswa dan juga rencana kehidupan saya selanjutnya di Jepang.
Ada satu hal yang mengembirakan ibu Ooyama. Dalam acara tersebut, saya bertemu dengan teman lama saya dari Nigeria, dan dia membawa juga istrinya, ketika bertemu dengan saya yang didampingi ibu Ooyama, teman saya berkata “Soetris, apakah itu temanmu (sambil mengerlingkan mata)?”. Dikiranya ibu Ooyama itu, pacar saya … hahahaha. Langsung saja saya menerangkan kepada teman saya kalau dia adalah ibu asuh saya. Menanggapi pertanyaan itu, ibu Ooyama tersenyum dan senang sekali karena masih terlihat seperti anak muda. Mungkin resep awet muda Ibu Ooyama karena rajin berolahraga dan aktif dalam kegiatan2 YMCA atau karena saya yang terlihat agak tua ![]()
